FORUM PERTEMUAN KE-8
KELAS ELEARNING 2
TAHUN AKADEMIK 2017/2018
Nama :
Wamro atun
NIM :
43215120287
Mata Kuliah/Kode/Bobot : Bahasa Indonesia/90008/2 SKS
Semester :
Ganjil
Tahun Akademik : 2017/2018
Kelas :
A31316EL
Hari/Jam / Ruang : Sabtu/ A31316EL/
AD-401
Fakultas :
Ekonomi dan Bisnis
Program Studi : Manajemen
Dosen :
Supriyadi, M.Pd.
Materi :
Penulisan Karya Ilmiah
Kerjakan soal berikut ini dengan tepat!
1. Pada dasarnya, metode
ilmiah menggunakan dua pendekatan, yaitu pendekatan empiris dan pendekatan
rasional, jelaskan kedua pendekatan itu!
2. Jelaskan ciri-ciri
suatu karya ilmiah!
3. Jelaskan bahasa dalam
karya ilmiah!
4. Tulis dan jelaskan
jenis-jenis karya ilmiah Pendidikan!
Jawaban !
1.
Metode
ilmiah menggunakan dua pendekatan yaitu:
·
Pendekatan rasional, berupaya merumuskan kebenaran berdasarkan kajian data yang diperoleh dari berbagai rujukan (literature).
·
Pendekatan
empiris, berupaya merumuskan kebenaran berdasarkan
fakta yang diperoleh dari lapangan atau hasil
percobaan (laboratorium)
2.
Ciri-ciri
dari karya ilmiah, diantaranya sebagai berikut:
1.
Logis, artinya
segala keterangan yang disajikan dapat diterima
oleh akal sehat.
2.
Sistematis, artinya segala yang
dikemukakan disusun dalam urutan yang
memperlihatkan adanya kesinambungan.
3.
Objektif, artinya segala keterangan yang
dikemukakan merupakan apa adanya.
4.
Lengkap, artinya segi-segi masalah yang diungkapkan dikupas selangkap-lengkapnya.
5.
Lugas, artinya pembicaraan langsung kepada
hal-hal pokok.
6.
Saksama,
artinya berusaha menghindarkan diri dari segala kesalahan betapa pun kecilnya.
7.
Jelas, artinya segala keterangan yang
dikemukakan dapat mengungkap-kan maksud secara
jernih.
8.
Kebenaran dapat diuji (empiris)
9.
Terbuka, yakni konsep atau pandangan keilmuan
dapat berubah seandainya muncul pendapat
baru.
10.
Berlaku umum, yaitu semua simpulan-simpulannya berlaku bagi semua populasinya.
11.
Penyajian menggunakan ragam bahasa ilmiah dan
bahasa tulis yang lazim.
12.
Tuntas, artinya segi masalah dikupas secara
mendalam dan selengkap-lengkapnya.
3.
Bahasa
dalam Karya ilmiah
1. Bahasa
ilmu harus jelas, lugas dan cermat. Jelas artinya menghindari segala macam
kesamaran dan ketaksaan (ambiguitas). Lugas artinya langsung mengenai sasaran,
tanpa basa-basi. Cermat artinya, berusaha untuk melakukan sesuatu tanpa cacat
atau salah.
2. Bahasa
ilmu itu gayanya ekonomis. Artinya bahasa
ilmu itu berusaha tidak menggunakan jumlah kata yang lebih banyak daripada yang diperlukan. Dengan kata lain, bahasa ilmu itu haruslah padat isi
dan bukan padat kata.
3. Bahasa
ilmu itu objektif dan berusaha tidak memperlihatkan
ciri perseorangan (gaya impersonal) sehingga
wujud kalimatnya sering terlepas dari keakuan
si penulis.
4. Bahasa
ilmu itu melibatkan perasaan (tidak beremosi).
5. Bahasa
ilmu itu mengutamakan informasi, bukan imajinasi
yang menjadi cirikhas bahasa kesusasteraan.
6. Bahasa
ilmu itu khususnya yang teoritis, umumnya
dinyatakan dalam bahasa yang abstrak.
7. Bahasa
ilmu itu gayanya tidak meluap-luap atau kedogma-dogmaan.
8. Bahasa
ilmu itu cenderung membakukan makna kata,
ungkapan dan gaya pemeriannya.
9. Ditinjau
dari sudut perkembangan bahasa, kata dan
istilah ilmiah lebih mantap umurnya daripada kata- kata sehari-hari dalam bentuk, makna dan fungsinya.
4.
Jenis-jenis karya ilmiah Pendidikan
A. MAKALAH
Makalah merupakan salah satu jenis
karya tulis ilmiah yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Dalam
kegiatan perkuliahan makalah sering sekali digunakan. Makalah, dalam tradisi
akademik, adalah karya ilmuwan atau mahasiswa yang sifatnya paling ‘soft’ dari
jenis karya ilmiah lainnya. Sekalipun, bobot akademik atau bahasan keilmuannya,
adakalanya lebih tinggi. Misalnya, makalah yang dibuat oleh ilmuwan dibanding
skripsi mahasiswa. Makalah mahasiswa lebih kepada memenuhi tugas-tugas
pekuliahan. Karena itu, aturannya tidak seketad makalah para ahli. Bisa jadi
dibuat berdasarkan hasil bacaan tanpa menandemnya dengan kenyataan lapangan.
Makalah lazim dibuat berdasrakan kenyatan dan kemudian ditandemkan dengan
tarikan teoritis; mengabungkan cara pikir deduktif-induktif atau sebaliknya.
Makalah adalah karya tulis (ilmiah) paling sederhana.
B. SKRIPSI
Skripsi adalah karya tulis (ilmiah)
mahasiswa yang wajib dibuta untuk melengkapi syarat mendapatkan gelar sarjana
(S1). Bobotnya 6 satuan kredit semster (SKS) dan dalam pengerjakannya dibantu
dosen pembimbing. Dosen pembimbing berperan ‘mengawal’ dari awal sampai akhir
hingga mahasiswa mampu mengerjakan dan mempertahankannya pada ujian skripsi.
C. Tesis
Tesis mempunyai tingkat pembahasan
lebih dalam daripada skripsi. Pernyataan-pernyataan dan teori dalam tesis
didukung oleh argumen-argumen yang lebih kuat, jika dibandingkan dengan
skripsi. Tesis ditulis dengan bimbingan seorang dosen senior yang
bertangungjawab dalam bidang studi tertentu.
Tesis berasal dari kata Thesis
berarti pernyataan atau kesimpulan teoretis yang diajukan serta ditunjang oleh
argumentasi ilmiah dan referensi-referensi yang diakui secara ilmiah, yang
dibuat oleh seorang kandidat Magister. Tesis disusun oleh kandidat Magister
secara mandiri pada akhir masa studi dan merupakan salah satu syarat mencapai
gelar Magister.
D. DISERTASI
Menurut Tugino (dalam
http://tugino230171.wordpress.com) disertasi ialah karangan yang diajukan untuk
mencapai gelar doktor, yaitu gelar tertinggi yang diberikan oleh suatu
univesitas. Penulisan desertasi ini di bawah bimbingan promotor atau dosen yang
berpangkat profesor, dan isinya pembahasan masalah yang lebih kompleks dan
lebih mendalam daripada persoalan dalam tesis.
E. Artikel Ilmiah
Menurut Pedoman Penulisan Usul
Penelitian, Tesis, dan Artikel Ilmiah Program Pascasarjana UNSOED (2008 : 85)
artikel ilmiah adalah karya tulis yang dirancang untuk dimuat dalam jurnal
ilmiah atau buku kumpulan artikel ilmiah yang ditulis dengan tata cara ilmiah
dan mengikuti pedoman atau konvensi ilmiah. Artikel ilmiah dapat berupa hasil
penelitian maupun gagasan ilmiah (review). Hasil penelitian ataupun gagasan /
pemikiran ilmiah akan lebih bermanfaat apabila telah diaplikasikan ataupun
disampaikan kepada publik. Jurnal ilmiah merupakan suatu sarana yang efektif
untuk mempublikasikan hasil penelitian bagi kalangan yang lebih luas atau public
F. Artikel Imiah Populer
Berbeda dengan artikel ilmiah,
artikel ilmiah popular tidak terikat secara ketat dengan aturan penulisan
ilmiah. Sebab, ditulis lebih bersifat umum, untuk konsumsi publik. Menurut
Takedogawa (dalam http://skinhead4life-carigaragara.blogspot.com ) dinamakan
ilmiah populer karena ditulis bukan untuk keperluan akademik tetapi dalam
menjangkau pembaca khalayak. Karena itu aturan-aturan penulisan ilmiah tidak
begitu ketat. Artikel ilmiah
popular biasanya dimuat di surat
kabar atau majalah. Artikel dibuat berdasarkan berpikir deduktif atau induktif,
atau gabungan keduanya yang bisa ‘dibungkus’ dengan opini penulis.
G. Kertas Kerja
Menurut Takedogawa (dalam
http://skinhead4life-carigaragara.blogspot.com ) Kertas kerja pada prinsipnya
sama dengan makalah. Kertas kerja dibuat dengan analisis lebih dalam dan tajam.
Kertas kerja ditulis untuk dipresentasikan pada seminar atau lokakarya, yang
biasanya dihadiri oleh ilmuwan. Pada ‘perhelatan ilmiah’ tersebut kertas kerja
dijadikan acuan untuk tujuan tertentu. Bisa jadi, kertas kerja ‘dimentahkan’
karena lemah, baik dari susut analisis rasional, empiris, ketepatan masalah,
analisis, kesimpulan, atau kemanfaatannya.
H. Resensi
Resensi ialah karya tulis yang
berisi hasil penimbangan, pengulasan, atau penilaian sebuah buku. Resensi yang
disebut juga timbangan buku atau book review sering disampaikan kepada sidang
pembaca melalui surat kabar atau majalah. Tujuan resensi ialah memberi
pertimbangan den penilaian secara objektif, sehingga masyrakat mengetahui
apakah buku yang diulas tersebut patut dibaca ataukah tidak.
I. Kritik
Menurut Curtis (1996 : 284) kritik
adalah masalah penganalisaan dan pengevaluasian sesuatu dengan tujuan untuk
meningkatkan pemahaman, memperluas apresiasi, atau membantu memperbaiki
pekerjaan. Kritik dari bahasa Yunani kritikos yang berarti `hakim’. Kritik sebagai
bentuk karangan berisi penilaian baik-buruknya suatu karya secara objektif.
Kritik tidak hanya mencari kesalahan atau cacat suatu karya, tetapi juga
menampilkan kelebihan atau keunggulan karya itu seperti adanya.
J. Esai
Menurut Wikipedia (dalam http://id.wikipedia.org)
Esai adalah suatu tulisan yang menggambarkan opini penulis tentang subyek
tertentu yang coba dinilainya. Esai semacam kritik yang lebih bersifat
subjektif. Maksudnya apa yang dikemukakan dalam esai lebih merupakan pendapat
pribadi penulisnya.
K. Laporan
Laporan menurut Tugino (dalam
http://tugino230171.wordpress.com) ialah bentuk karangan yang berisi rekaman
kegiatan tentang suatu yang sedang dikerjakan, digarap, diteliti, atau diamati,
dan mengandung saran-saran untuk dilaksanakan. Laporan ini disampaikan dengan
cara seobjektif mungkin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar